Para ulama menyatakan ada enam hal yang menyebabkan kesuksesan kepemimpinan Rasulullah SAW. Yakni, Nabi SAW berhasil memperbaiki sifat-sifat ketauhidan, ‘ubudiyah, mu’amalah, mu’asyarat, munakahat dan akhlaq yang telah rusak di tengah-tengah kaum kafir Quraisy, lima belas abad lalu.
Ikhwal ini pulalah yang semestinya dilanjutkan oleh ummat Islam di akhir zaman. Apabila umat Islam memiliki aqidah yang benar, maka dampaknya akan berpengaruh pada aspek-aspek lainnya. Keyakinan terhadap Allah SWT yang sempurna, menyebabkan kehidupan keseharian umat Islam akan selalu mendapatkan pertolongan dari yang maha kuasa.
Sebagaimana dahulu Allah SWT selalu menolong para Rasul/Anbiya A.S, dalam kehidupan mereka. Sehingga Allah SWT juga membantu generasi para sahabat, karena kedekatan mereka dengan Yang Maha Rahim.
BUKAN ITU SAJA, Allah SWT juga akan ttetap menolong hamba-hambaNya yang beriman selama dia juga mendekatkan dirinya dengan Yang Maha Adil. Dalam hadits Qudsi, Nabi SAW bersabda, Allah SWT berfirman yang artinya, “Jika hambaKu mndekatiKu sejengkal, Aku akan mendekatinya sehasta, jika dia mendekatiku sehasta Aku akan mendekatinya sedepa. Jika dia mendekatiku dengan berjalan, Aku akan mendekatinya dengan berlari”.
Juga dalam Al-Quran yang mulia, Allah “Azza Wa Jalla, berjanji selalu akan menolong para Rasul dan orang-orang yang beriman, selama kaum Muslimin mau menolong agama Allah. Dan meneguhkan tapak-tapak kaki mereka terhadap musuh-musuhnya.
Untuk menolong agama Allah, tidak hanya cukup berdoa, atau berzikir di rumah-rumah atau dalam mesjid-mesjid saja, tapi haruslah umat Islam menemui saudara-saudaranya dimana saja mereka berada.
Tak akan terbantu orang-orang Islam ini jika saudaranya hanya berdoa, menangis bahkan sampai mencucurkan darah, bila tidak dilakukan dengan tindakan nyata. Mendatangi, dan mengajak mereka kepada jalan Allah SWT dan mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW.
Mangajak mereka memakmurkan masjid-masjid dengan shalat tepat waktu secara berjama’ah, dan melaksanakan shalat-shalat sunnat. Mengajak mereka kepada membaca Al-Quran dan mengamalkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Mengajak mereka bermuamalah dengan cara-cara Islami, tidak mengiuti kebiasaan orang-orang Yahudi, majusi dan Nashrani. Mengajak mereka pada pergaulan yang penuh persaudaraan dan kasih sayang. Menjauhi segala kedengkian, dendam dan permusuhan.
Mengajak mereka pada tata pernikahan sesuai sunnah Rasulullah, menjauhi segala bentuk hura dan pemborosan yang memberatkan upacara perkawinan itu. Serta mengajak orang-orang Islam ini kepada kahlaq seperti Rasulullah SAW. Sebab Nabi SAW sendiri Allah SWT mengutusnya ke dunia, adalah untuk memperbaiki akhlaq ummat manusia.
Kesimpulan kita, perbaikan umat akan gagal jika menjauhkan diri dari Allah SWT dan sunnah-sunnah Rasulullah. Kehidupan negara dan berbangsa yang tidak mengamalkan pedoman Al-Quran dan hadists-hadits Rasulullah, akan selalu diliputi bencana dunia sampai ke akhirat.
Menausia yang terjauh dari Rahmat Allah SWT, dan berpaling dari sunnah-sunnah Rasulullah, akan selalu menemukan bencana, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun alam di sekitarnya.
Amal-amal manusia yang baik akan menghasilkan rahmat, sebaliknya amal-amal manusia yang jelek, akan menimbulkan laknat dan bala bencana. Baik berupa gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, lumpur panas, gunung berapi, kenaikan harga-harga barang, perampokan, kemiskinan, korupsi, penipuan, pembunuhan, penzinaan, munculnya penyakit AIDS/HIV, pembuangan bayi-bayi hasil perzinaan, demam berdarah, demam malaria, demam/flu unggas, demam typhus, dan bencana-bencana lainnya.
Untuk itulah diperlukan usaha bersama dan bekerja sama untuk mengembalikan umat Islam ini ke jalan Allah SWT, dan sunnah Rasulullah SAW, yang selama ini telah disia-siakan. Sehingga jik aini berhasil kita laksanakan Allah SWT akan menurunkan taufiq dan hidayahNya, menyebabkan kaum Muslimin mampu mengamalkan agama ini secara sempurna.
Jika amalan Islam telah sempurna, pelaksanaan syari’at Islam pun akan lebih bermakna, dan takkan ada lagi hukuman yang ditimpakan terhadap para pelanggar hukum-hukum Allah SWT, karena semua kaum muslimin telah hidup dalam tuntunan Al-Quran dan Sunnah-sunnah Rasulullah SAW.
Insya Allah…